Oleh Ioanes Rakhmat
Pendahuluan
Kekristenan selama ini telah terlanjur menekankan bahwa Yesus itu Allah 100 persen; padahal pada sisi lainnya Kitab Suci Kristen dan ajaran Kristen Ortodoks juga dengan sangat kuat menegaskan bahwa Yesus itu seorang manusia juga. Pada satu pihak, di dalam Injil Yohanes 1:1 memang ditegaskan bahwa Yesus itu adalah sang Firman (ho Logos) yang adikodrati, yang telah ada “pada mulanya” dan telah ada “bersama-sama dengan Allah dan adalah Allah” ; tetapi, pada pihak lain, di dalam Yohanes 1:14 dinyatakan juga bahwa “sang Firman itu telah menjadi daging (maksudnya: menjadi manusia) dan diam di antara kita”. Harus dicatat, kekristenan Ortodoks tidak pernah hanya menegaskan bahwa Yesus itu Allah, melainkan merumuskan bahwa Yesus itu “Allah sepenuhnya dan manusia sepenuhnya.” Dalam Perjanjian Baru ditegaskan bahwa sang Firman yang telah ada “pada mulanya” itu telah tampil dalam tubuh, masuk ke dalam sejarah dunia ini, sehingga ia dapat “dilihat dan disaksikan dengan mata” dan dapat “didengar” dan dapat “diraba dengan tangan” (1 Yohanes 1:1-4). Jika orang menolak realitas kedagingan Yesus dalam sejarah dunia ini, orang itu dikategorikan sebagai “anti-Kristus” dan “penyesat” (1 Yohanes 4:2-3; 2 Yohanes 7). Selain itu, kemanusiaan dan kebersejarahan Yesus juga dikokohkan oleh dipakainya bentuk sastra berupa Injil-injil Kristen intrakanonik (Markus, Matius, Lukas dan Yohanes) sebagai narasi-narasi teologis biografis historis tentang Yesus yang hidup dalam dunia ini, tentang ajaran-ajaran, karya-karyanya dalam dunia nyata ini semasa ia hidup dan tentang peristiwa-peristiwa penting yang bermuara pada kematiannya. Narasi-narasi biografis historis tentang Yesus yang menjadi bagian dari kanon Kitab Suci Kristen ini memang telah diabaikan begitu saja oleh kalangan-kalangan dalam kekristenan yang hanya mau melihat dan memercayai Yesus sebagai Allah, dan melupakan kemanusiaannya yang sebenarnya (kalangan yang pada masa kekristenan perdana disebut sebagai kalangan Kristen doketis). Baca entri selengkapnya »